Categories
Berita

Coaching Penyusunan RKA Tahun 2022 di UPTD KPHP Merangin Unit IV, V dan VI

Pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Tahun 2022 mengacu pada Renstra Dinas Kehutanan Provinsi Jambi periode Renja Tahun 2022. Penyusunan Renstra Dinas Kehutanan Provinsi Jambi periode 2022-2026 yang memuat visi dan misi Kepala Daerah serta tujuan dan arahan pembangunan kurun waktu lima tahun mendatang.

Dengan ditetapkan indikator kinerja utama Dinas Kehutanan Provinsi Jambi dan target capaiannya, hal ini harus didukung dengan kegiatan dan sub kegiatan dengan indikator output yang jelas dan terukur. Mengacu kepada besaran dukungan anggaran yang dituangkan dalam lampiran renstra, masing masing UPTD sudah harus menyusun Rencana Kerja dan kebutuhan anggaran untuk masing masing sub kegiatan  sesuai dengan rambu rambu yang ada pada peraturan terkait.

Rapat membahas antara lain:

  1. Rapat dibuka dan pengarahan oleh Bapak Sekretaris Dinas Kehutanan Provinsi, dan dilanjutkan dengan pengarahan terkait dalam penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) TA. 2022.
  2. Rapat dilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi pembahasan masing-masing UPTD KPHP yang dipimpin oleh Bapak Sekretaris Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Pejabat Eselon IV dan staf yang berkompeten UPTD KPHP Limau Unit VII Hulu Sarolangun, KPHP Unit VIII Hilir Sarolangun, KPHP Merangin Unit IV, V dan VI, KPHP Bungo Unit II dan III serta KPHP Kerinci Unit I, tentang Coaching Penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2022 berdasarkan data yang dimiliki oleh UPTD KPHP.
  3. Pemberian arahan terkait rambu rambu penyusunan RKA yang harus mengacu satuan standar harga pada SIPD, kriteria pengadaan barang , bibit dan sarana produksi serta pengelompokkan berdasarkan indikator sub kegiatan masing-masing
  4. Pembahasan penentuan format kegiatan dan lokus prioritas dalam strategi pencapaian target indikator kegiatan yang dituangkan didalam Renstra Dinas Kehutanan Provinsi Jambi.
  5. Melakukan koreksi terhadap RKA TA. 2022 yang disusun oleh masing masing PPTK/Kepala Seksi.
Categories
Berita

Kphp Tebo Barat, PT. LAJ dan Kelompok Kemitraannya berkunjung ke Lokasi Budidaya Lebah Madu binaan KPHP Kerinci Unit I

Kelompok Budidaya lebah madu di Kabupaten Kerinci binaan UPTD KPHP Kerinci Unit I mendapat kunjungan dari UPTD KPHP Tebo Barat  PT. LAJ dan kelompok kemitraannya  melihat dan belajar tentang Teknik Budidaya Lebah Madu yang baik dan tepat sehingga akan dapat mrnghasilkan madu yang berkualitas baik  pula sehingga akan dapat meningkatkan nilai tambah bagi kelompok.

Ibuk Neneng Susanti selaku Kepala UPTD KPHP Kerinci mengatakan UPTD Kerinci Unit I sudah menjadi ikon untuk produk madu yang baik sehingga kelompok binaan UPTD KPHP Kerinci Unit I  sudah melaksanakan sistim budidaya madu yang baik sehingga hasilnya sudah berkembang dengan sistim pemasaran yang baik pula.

KPHP Tebo membawa anggato 11 orang untuk mengikuti teknik budidaya madu binaan UPTD KPHP Kerinci Unit I yang sudah di kelola dengan baik dan benar sehingga hasilnya bisa meningkatkan taraf hidup bagi anggota keluarga nya.

Bagi kelompok tani binaan UPTD KPHP Kerinci Unit I hal ini akan menambah semangat untuk bisa mengembangkan teknik binaan budidaya madu kedepan nya.

Categories
banner Berita

MEMBUAT TARGET DENGAN MENGGALI POTENSI KUPS RUKUN JAYA AKAN MEMBUAT 100 BUAH KOTAK STUP LEBAH DALAM WAKTU 90 HARI

KUPS Rukun Jaya merupakan kelompok usaha perhutanan sosial dengan skema Hutan Kemasyarakatan (HKm) yang berada di Desa Suko Pangkat Kecamatan Gunung Kerinci Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Kelompok-kelompok perhutanan sosial di wilayah kerja UPTD KPHP Kerinci ini mendapatkan bantuan dalam bentuk pendampingan. Begitu juga dengan KUPS Rukun Jaya, yang didampingi oleh penyuluh kehutanan.

Untuk budidaya lebah madu mulai dilakukan di Kawasan perhutanan sosial di Desa Suko Pangkat pada tahun 2019, Awalnya satu orang petani dan penyuluh kehutanan untuk mengembangkan budidaya lebah madu, dari 1 kotak budidaya lebah madu (stup) dan saat ini menjadi 73 kotak stup , dengan jumlah petani sebanyak 15 orang. Petani inilah yang bergabung dalam kelompok KUPS Rukun Jaya.
Pada tanggal 1 Oktober 2021, KUPS Rukun Jaya didatangi oleh Bapak Agung Wibowo, selaku konsultan FP II dan Bang Kiting tenaga ahli FP 2, beserta pendamping dan penyuluh kehutanan dari UPTD KPHP Kerinci. Kunjungan ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas kelompok dalam meningkatkan usaha, kegiatan ini dilakukan dengan menggali potensi kelompok untuk mengembangkan usaha, komunikasi interaktif dilakukan dan terjadinya dialok yang membangun antara peserta dalam pertemuan ini, dibawab bimbingan Bapak Agung Wibowo, KUPS Rukun Jaya menetapkan target usaha, penetepan target usaha ini berdasarkan potensi yang ada dalam diri anggota kelompok.

KUPS Rukun Jaya menetapkan target 100 kotak stup dan koloni lebah dalam waktu 90 hari dari. Pencapaian target ini dibagi menjadi 2 (dua) tahap, tahap 1 (satu) kelompok akan membuat 50 kotak stup dalam waktu 30 hari ke depan dan tahap ke 2 (dua) kelompok akan membuat 50 stup dari waktu yang tersisa. Sedangkan Bapak Agung Wibowo akan meminjamkan mesin gergaji, jika kelompok mampu untuk melaksanakan target tahap 1 sebagai imbalannya kelompok dapat memiliki mesin gergaji yang di pinjamkan tersebut.
“Saya tidak menduga, bisa rupanya kita untuk meningkatkan 100 kotak stup dalam waktu yang relatif singkat, dengan memanfaatkan potensi yang kita punya”, kata-kata ini yang terlontar dari Ketua KUPS Rukun Jaya Bapak Herman Toni kepada penyuluh kehutanan.

Menurut Penyuluh kehutanan metode pengalian potensi kelompok untuk membuat target pengembangan kapasitas usaha kelompok mutlak dilakukan, ini terbukti dengan menggali potensi-potensi yang dimiliki anggota, kelompok mampu untuk membuat 100 kotak stup dalam waktu 90 hari. Padahal sebelum adanya kegiatan 1 Oktober 2021 kelompok selalu berharap kelompok mendapatkan bantuan stup dari pemerintah. (Sumber  Urip Azhari (Penyuluh Kehutanan).

Categories
Berita

Penanaman Pohon oleh ibu TP. PKK PROVINSI Jambi dalam Kegiatan Road Show di Kabupaten Kerinci

Ketua TP PKK Prop jambi Ny. Hj. Hesnidar Haris, SE di berada di lokasi penanaman pohon di desa sungai pegeh kec siulak dalam acara Road Show TP. PKK PROVINSI Jambi di Kerinci.

UPTD KPHP Kerinci Unit I  Menyediakan pohon sebanyak 1.250 batang bibit yang di tanam langsung secara sembolis oleh ketua Tim Penggerak PKK Propinsi Jambi dan Bupat Kerinci H. Adi Rosal serta jajaran Pemerintah Daerah.

Ibu Neneng Susanti, S.Hut.  M.Si Kepala UPTD KPHP Kerinci Unit I bekerjasama dengan BPDAS Batang Hari  menyatakan BPDAS Batang Hari ikut menyediakan bibit yang akan di tanam di acara tersebut dan di harapkan bibit ini dapat hidup dan berkembang sehingga bisa menjadikan pohon pelindung bagi kita semua.

Acara Road Show ini besok tanggal 30 september 2021  di lanjutkan di kota Sungai Penuh di harapkan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses.

Categories
Berita

Belajar Bersama Widya Iswara BDLHK Pekanbaru Cara Pengolahan Gula Aren

Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) yang bergerak dalam Pengolahan Gula Aren di Wilayah Kerja UPTD KPHP Kerinci Unit I mengikuti pelatihan Pengolahan Gula Aren. Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Air Terjun Kecamatan Siulak, pada tanggal 9 dan 10 September 2021, yang dihadiri oleh 30 peseta dari KUPS-KUPS Pengolahan Gula Aren.
Narasumber pelatihan berasal dari Balai diklat lingkungan hidup dan kehutanan (BDLHK) Pakanbaru.

Dari hasil pelatihan peserta diharapkan dapat melakukan pembibitan tanaman aren, pemeliharaan tanaman aren dan pengolahan gula aren. Dalam pelatihan ini narasumber menerangkan secara sistematis tahapan-tahapan untuk memilih bibit yang baik untuk dibudidayakan, bagaimana cara untuk mengkecambahkan biji aren, merawat kecambah, samapai memelihara persemaian, bahkan inovasi baru dalam pembibitan aren juga disampaikan.

Sedangkan untuk mendapatkan nira yang berkualitas baik, narasumber juga memberikan tip-tip yang harus dilakukan oleh seorang penyadap. Penyajian yang baik membuat peserta pelatihan mudah untuk memahaminya. Semoga pelatihan ini akan memunculkan Local Champion untuk KUPS  yang berda diwilayah kerja UPTD KPHP Kerinci Unit I.

Ibuk Neneng Susanti, S.Hut, M,Si. Kepala UPTD KPHP Kerinci Unit I Mengatakan Apa yang ditanam, maka itulah yang dipanen. Jangan berharap panen kurma kalau yang ditanam adalah semangka. Terimakasih yang tak terhingga kpd Widya Iswara Dr. Slamet Wahyudi, dan Bapak Kamarudin ( Kepala Balai BDLHK Pekan Baru) atas kedatangan dan ilmu yang luar biasa utk KUPS Aren.

Adetiawarman, S,Hut Penyuluh Kehutanan mengatakan ilmu yang di sampaikan sangat bermanfaat bagi anggota KUPS  Gunau guna untuk meningkatkan sumber pendapatan mereka di dalam budidaya tanaman gula aren ini

Reslim anggota KUPS GUNAU menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihah yang ikut dalam pelatihan ini karena ilmu yang di sampaikan sangat bermanfaat bagi anggota kelompok kedepan nya agar dalam pengelolaan gula aren ini lebih baik dan bermanfaat.

Categories
Berita

Neneng Susanti, S.Hut,.M,Si. Kepala KPHP Kerinci akan Membumi Madukan Alam Kerinci

“Metamorfosis kehidupan…jalani, syukuri, nikmati”

Belajar dari alam, mencoba, Kalau gagal, coba lagi. Akhrinya menikmati.  Bayipun terlahir tidak langsung bisa berlari, tetapi bertahap, mulai dari telungkup, ngesot, merangkak, tatah tatah, dan berjalan pelan, akhirnya bisa berjalan dan berlari kencang.
KTH /KUPS Madu Kerinci mulai mengepakkan sayapnya.

Neneng Susanti, S.Hut.,M.Si Kepala UPTD KPHP Kerinci Unut I mengatakan dengan pelaksanaan pelatihan bagi pembudidaya madu semoga bertahap bisa menampakkan hasil yang signifikan. Manfaat Ekonomi, sosial dan lingkungan bisa dirasakan.

Pelatihan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Budidaya Lebah Madu UPTD KPHP Kerinci Unit I di laksanakan di desa Temiai pada tanggal 2 – 3 September 2021, dengan jumlah peserta sebanyak 26 orang dari 7 KTH

M. Hendru mengatakan alhamdulillah luar biasa bangat, saya tidak menyangka telah di undang oleh UPTD KPHP Kerinci Unit I sebagai narasumber karena sebagai peternak lebah tidak berpikir sejauh itu antusias dari rekan – rekan untuk belajar budidaya lebah apis carana, semoga kedepannya lebih bisa berbudidaya dengan baik dan benar.

Kartini dari anggota kelompoktani hutan (KTH) Nirwana mengatakan bisa mengikuti pelatihan budidaya lebah karena di sekitar lingkungan saya tersedia sumber makanan yang banyak dan melimpah bagi lebah yang akan di budidayakan. Insya allah kedepan nya dengan bimbingan dan arahan UPTD KPHP Kerinci Unit I budidaya lebah akan berhasil hendaknya.

Categories
Berita

KPHP Tanjung Jabung Timur Unit XIV Adakan Bimtek Pemetaan Partisipatif

Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Tanjung Jabung Timur Unit XIV bekerja sama dengan Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Wilayah IV Jambi mengadakan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Pengelolaan Hutan Lestari Pemetaan Partisipatif Lingkup KPHP Tanjung Jabung Timur Unit XIV selama 3 (tiga) hari pada tanggal 19 s/d 21 Agustus 2021. Acara tersebut diadakan di Balai Desa Kota Kandis Dendang Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Peserta yang hadir sebanyak 20 (dua puluh) orang merupakan anggota koperasi pemegang izin pengelolaan Perhutanan Sosial (PS) Koperasi Sebaguna Sidodadi Desa Kota Kandis Dendang Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Sedangkan nara sumber dari internal KPHP yaitu M. Izuddin, SE, M.Si (Kepala KPHP Tanjung Jabung Timur) dan Indra Ramadhan, SH (Kepala Sub Bagian Tata Usaha KPHP Tanjung Jabung Timur).

Pembukaan bimtek dilakukan oleh Kepala BPHP Wilayah IV Jambi yang diwakili oleh Kepala Seksi Perencanaan Ahmad Syaifullah, S.Hut, M.Si didepan para peserta dan undangan. Dalam sambutannya Kepala BPHP menerangkan penting bimtek dimaksud untuk diikuti secara serius karena salah satu kewajiban pemegang perizinan pengelolaan PS adalah menata dan memetakan batas wilayah kelolanya melalui penandaan batas dan pemetaan partisipatif. Artinya kewajiban tersebut dilakukan sendiri oleh pemegang perizinan pengelolaan PS dengan melibatkan pihak-pihak terkait.

Bimtek dimulai dengan pengisian materi kebijakan pengelolaan hutan lestari dan materi pengenalan wilayah KPHP dalam usaha pengembangan PS oleh M. Izuddin, SE, M.Si serta dilanjutkan dengan materi pengenalan perangkat dan aplikasi pemetaan sederhana dalam rangka pengembangan PS dan materi pengolahan data spasial dalam rangka pengajuan izin dan perencanaan PS oleh Indra Ramadhan, SH. Setelah pengisian materi oleh para nara sumber, acara diakhiri dengan praktek lapangan pengambilan koordinat menggunakan GPS dan mengolahnya dalam aplikasi pemetaan.

Acara ditutup oleh Kepala KPHP Tanjung Jabung Timur Unit XIV M. Izuddin, SE, M.Si dan diakhiri dengan tanya jawab dan foto bersama serta ramah tamah antara peserta, nara sumber dan panitia acara.

Categories
banner Berita

PEMBAHASAN KESEPAKATAN BERSAMA PROSES PENYELESAIAN KONFLIK ANTARA PT. WIRAKARYA SAKTI DENGAN GAPOKTAN TERUSAN BERSATU (DESA PASAR TERUSAN, DESA SIMPANG TERUSAN, DESA TERUSAN, DESA TENAM) KECAMATAN MUARO BULIAN DAN KECAMATAN MARO SEBO ILIR KABUPATEN BATANGHARI, PROVINSI JAMBI.

(23/8/2021) Dilaksanakan pertemuan tentang Pembahasan Penghentian Konflik antara PT. Wirakarya Sakti dengan Gapoktan Terusan Bersatu (Desa Pasar Terusan, Desa Simpang Terusan, Desa Terusan, Desa Tenam) Kecamatan Muaro Bulian dan Kecamatan Maro Sebo Ilir Kabupaten Batanghari, dengan hasil sebagai berikut:

  1. WKS dan Gapoktan Terusan Bersatu sepakat dalam pelaksanaan kegiatan penghentian penanganan konflik tenurial ini mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  2. Objek konflik adalah areal yang diusulkan Kemitraan Kehutanan oleh Gapoktan Terusan Bersatu sebagaimana (peta terlampir).
  3. WKS dan Gapoktan Terusan Bersatu terlebih dahulu bersepakat untuk menjaga kondisi dan situasi agar tetap aman dan kondusif di areal obyek konflik.
  4. WKS dan Gapoktan Terusan Bersatu dengan itikad baik dapat menyampaikan data dan informasi yang dibutuhkan terkait subjek dan objek yang dimohon disampikan paling lambat tanggal Tiga puluh Bulan Agustus Tahun Dua ribu dua puluh satu.
  5. WKS dan Gapoktan Terusan Bersatu sepakat tidak akan merusak dan atau menghilangkan bukti-bukti keberadaan di objek konflik.

Proses asesmen untuk mengumpulkan, memverifikasi dan memvalidasi subyek dan obyek sesuai dengan ketentuan dimulai selambat lambatnya pada tanggal Empat belas Bulan September Tahun Dua ribu dua puluh satu.

Categories
banner Berita

Pembahasan rencana penanaman oleh Kelompok Tani Pantang Mundur di areal kerja PT. Wirakarya Sakti Desa Danau Lamo Kecamatan Maro Sebo Kebupaten Muaro Jambi.

Dilaksanakan pertemuan tentang Pembahasan rencana penanaman oleh Kelompok Tani Pantang Mundur di areal kerja PT. Wirakarya Sakti Desa Danau Lamo Kecamatan Maro Sebo Kebupaten Muaro Jambi, dengan hasil sebagai berikut :
1. PT. WKS, KT Pantang Mundur dan Persatuan Petani Jambi akan membahas isi NKK sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 9 tahun 2021 tentang Pengelolaan Perhutanan Sosial.
2. Pada hari Senin tanggal 16 Agustus 2021 akan dilakukan pertemuan PT. WKS, KT Pantang Mundur dan Persatuan Petani Jambi untuk menyusun draft NKK.
3. Draft NKK akan di proses 2 minggu, setelah draftnya final tanggal 24 Agustus 2021 akan dilakukan pertemuan di Kantor UPTD KPHP Unit XIII Muaro Jambi.
4. Dinas Kehutanan Provinsi Jambi akan menyurati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait draft NKK yang telah disepakati.

Categories
Berita

Rapat Koordinasi Pembangunan Kehutanan

Sambutan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi dalam Rangka Koordinas Pembangunan Kehutanan Provinsi Jambi, yaitu : menyampaikan ucapan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Rapat Koordinasi Pembangunan Kehutanan yang sudah berkenan menyempatkan waktunya untuk hadir;

Implementasi undang undang 23 Tahun 2014 terkait kehutanan, di Provinsi Jambi baru efektif berjalan sejak terbentuknya UPTD KPHP dan Tahura dan terisinya jabatan struktural pada awal tahun 2018, diharapkan UPTD yang terbentuk menjadi garda depan dalam mewujudkan tujuan pembangunan kehutanan dalam rangka mensukseskan pembangunan nasional.

Dinas Kehutanan Provinsi Jambi sesuai dengan kewenangan pemerintah provinsi dibidang kehutanan diharapkan dapat mewujudkan target kinerja sesuai dengan indikator yang sudah ditetapkan dalam RPJMD dan Renstra Dinas Kehutanan.

Peningkatan tutupan lahan, mengendalikan kebakaran hutan dan lahan dan menekan kejahatan kehutanan yang memanfaatkan potensi hutan secara illegal menjadi prioritas dalam meningkatkan tata kelola hutan. Potensi sumber daya hutan sangat penting untuk dipertahankan keberadaannya, eksploitasi yang bijaksana dengan mempertahankan prinsip prinsip kelestarian menjadi tanggungjawab kita bersama dalam mewujudkan tata kelola hutan yang baik

Luasnya kawasan hutan di Provinsi Jambi sekitar 2.098.535 Ha ditambah lagi dengan kebijakan beberap UPTD KPHP yang terbentuk harus mengelola lebih dari satu unit KPH yang ditetapkan wilayahnya oleh Menteri Kehutanan, Sumberdaya manusia yang mumpuni masih terbatas dan kondisi dan fasilitas yang belum memadai menjadi salah satu faktor penghambat dalam pengelolaan hutan, oleh karena itu perlu ada strategi bagaimana kita bisa melibatkan masyarakat disekitar dan didalam kawasan hutan agar berperan aktif dalam membantu pembangunan kehutanan melalui peningkatan ekonomi masyarakat berbasis hutan.

Oleh karena itu Saudara saudara sebagai rimbawan jambi dituntut untuk kreati dalam memilih program dan mengemasnya dalam beberapa kegiatan yang mengacu kepada dokumen perencanaan yang sudah kita susun berupa RPJMD, Renstra, Renja, RPHJP dan RPJPD.

Untuk mendukung pencapaian visi dan mis Gubernur Jambi, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi pada Tahun 2019 mendapat alokasi anggaran sebesar 22,5 M bersumber dari APBD, DAK Fisik Penugasan dan DBH-DR untuk membiayai 9 Program dan 109 kegiatan. Sampai saat ini awal semester II dari target realisasi fisik dan keuangan sebesar 67,48 % baru terealisasi sebesar 18,29 % Rendahnya capaian kinerja ini perlu dipertanyakan dan dicarikan solusi agar semua kendala yang ada dapat diatasi.

Pada tahun 2020 sudah dimulai penyusunan rencana kegiatan dan kebutuhan anggaran yang diawali dengan rancangan awal, penginputan pada aplikasi e-planing dan hari ini melalui sidang paripurna di DPR sudah ditetapkan dalam KUAPPAS dengan alokasi anggaran Dinas Kehutanan Provinsi Jambi sebesar 12,6 M.

Mengingat rendahnya alokasi anggaran APBD untuk operasional 1 Dinas dengan 12 UPTD yang tersebar pada 9 Kota/Kabupaten dibutuhkan kematangan dalam perencanaannya agar pemanfaatan anggaran tersebut bisa mendukung pencapaian indikator kinerja dengan memilih program dan kegiatan prioritas.

Selanjutnya mekanisme penganggaran dan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan sesuai dengan kebijakan pemerintah provinsi jambi dalam pembangunan kehutanan akan diapresiasi oleh para narasumber dari Bappeda dan Bakeuda Provinsi Jambi.

Besar harapan saya agar kegiatan ini bukan semata-mata hanya acara seremonial saja, tetapi dapat menghasilkan suatu rumusan kebijakan yang realistis, sehingga mampu menumbuhkan dan mengembangkan kapasitas Saudara saudara dalam menyusun kegiatan dan mengimplementasikannya secara nyata . untuk itu saya himbau agar saudara saudara berperan aktif mengikuti acara ini secara serius sampai besok siang.

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan, dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim Rapat Koordinasi Pembangunan Kehutanan </strong>secara resmi saya nyatakan dibuka.

Semoga momen ini akan memberikan gambaran yang lebih positif dan akan mendorong semangat kita untuk lebih bersatu dan bertekad bersama &ndash; sama dalam upaya mewujudkan Hutan Yang Lestari di Provinsi Jambi. Semoga apa yang kita laksanakan ini akan mendapat ridho dari Allah SWT Amin, Terima Kasih.